Saya belajar banyak hal di sini, bertemu dengan dosen-dosen terbaik yang membimbing mahasiswanya dengan sepenuh hati. Selama kuliah, saya berkesempatan ke Jepang 2x dengan 2 program berbeda, berkat bimbingan dan bantuan seluruh jajaran Pendidikan Bahasa Jepang UPI. Dengan kesempatan emas yang diberikan, sangat membantu dan berpengaruh terhadap skill saya sekarang ini.
Adzania Ayu Nelanda

(Angkatan 2009), Northern Lights Education Center

Menurut Asti belajar bahasa Jepang di UPI itu sangat menyenangkan
Mulai dari dosen yang selalu tepat waktu, tegas tapi tetap dekat dengan mahasiswa
Lalu di DPBJ itu teman-temannya sangat kompak
Belajar bahasa dan budaya di DPBJ sangat memuaskan karena setiap dosen kreatif dan memiliki cara-cara efektif tapi tetap menyenangkan dalam mengajar, sehingga kami mahasiswa tidak jenuh belajar bahasa jepang setiap harinya 
Di DPBJ juga diajarkan teori dan praktek pendidikan yang membuat kita menjadi belajar bagaimana menjadi guru yang baik

Kalau soal kerja, Asti butuh waktu 2 bulan menunggu dan sekarang kerja di LPK Yuka Global Indonesia di padalarang

Asti Eka Putri

(Angkatan 2013), LPK Yuka Global Indonesia

Saya Isnanda Saputra. Angkatan 2006. Sebelum kuliah saya sudah menyukai bahasa Jepang karena saya memiliki ketertarikan dengan budaya pop culture Jepang. Setelah masuk DPBJ UPI, saya semakin menyukai bahasa Jepang karena dosen-dosen membimbing dengan sangat baik. Tidak hanya mengajarkan bahasa, para dosen pun menyampaikan pengetahuan tentang budaya dan membimbing bagaimana melakukan penelitian dengan baik. Terutama Dedi Sutedi sensei yang menjadi pembimbing skripsi saya. Hasil penelitian skripsi saya, saya jadikan metode pembelajaran di Kursus Bahasa Jepang yang saya rintis dari awal. Alhamdulillah, metode tersebut diterima dengan baik oleh murid-murid kursusan saya.

Tahun 2012 saya memutuskan untuk meneruskan kuliah pasca sarjana di Pendidikan Bahasa Jepang UPI. Tujuannya adalah untuk dapat meneruskan penelitian saya di bidang pengajaran bahasa Jepang. Dengan bimbingan yang baik dari para dosen pasca sarjana yang notabene adalah dosen saya juga sewaktu S1, saya dapat menyempurnakan metode pembelajaran yang saya kembangkan, bahkan alhamdulillah diberikan kesempatan oleh Wawan Sensei untuk melakukan studi banding tentang lesson study ke Gunma Daigaku. Sungguh studi banding tersebut semakin membuka wawasan saya tentang pengajaran.

Kuliah di DPBJ memberikan banyak pengaruh positif terhadap hidup dan karir saya secara pribadi maupun terhadap kursus yang saya kembangkan. Saya berharap semoga DPBJ UPI semakin sukses, dan kualitas lulusannya semakin baik.

Isnanda Saputra

(Angkatan 2006), Japan Culture Project

Saya merasa beruntung bisa belajar pendidikan bahasa Jepang di PBJ UPI. Selain relatif lebih dekat dengan rumah, UPI terkenal dengan nuansa pendidikannya yang relijius, selain itu diluar kuliah terdapat ukm Kabumi, ketiga hal tersebut lah yang menjadi poin besar bagi saya untuk menentukan UPI sebagai tempat studi saya selanjutnya. 
Metode bimbingan yang terima di PBJ pun sangat lah baik, saya merasa apa yang dijelaskan oleh para dosen informatif dan proporsional dengan bimbingan diluar materi kuliah untuk memberikan gambaran dunia yang berkaitan dengan bahasa Jepang maupun apa yang bisa kita lakukan dengan bahasa Jepang. Fasilitas lab, perpustakaan, dan tempat ibadah yang baik juga sangat memudahkan mahasiswa untuk bisa belajar dengan tidak melupakan pentingnya usaha secara spiritual. 
Hanya saja disayangkan pada tahun ajaran saya belajar, tidak memungkinkan untuk mahasiswa untuk mengambil kredit pada tingkat selanjutnya diluar kredit tahun ajaran. Dengan dinamisnya perubahan kurikulum yang terdapat di PBJ UPI saya rasa akan lebih baik bila koleksi buku-buku perpustakaan bisa ditambah dan dilengkapi dengan koleksi terbaru. Terima kasih banyak pada semua Sensei yang telah membimbing dan membantu saya sampai sejauh ini. Salam bakti. 
 
 
Prestasi:
 
– PBJ UPI 2009
Beasiswa prestasi dari NFJLEP tingkat 1 
Beasiswa prestasi dari UPI tingkat 2
Penerima Pertukaran Mahasiswa antara UPI-Ibaraki Univ. dengan biaya hidup dari JASSO
 
Sekolah Pasca Sarjana UPI 2015
Penerima beasiswa NFJLEP fellowship tingkat 1-2
Penerima NFJLEP Master Research Fellowship Program
Siti Faridah

(Angkatan 2009)

Saya tranika rahma angkatan 2013.
Alhamdulillah setelah lulus dari pendidikan bahasa jepang upi, sudah dapat pekerjaan sebagai pengajar bahasa jepang di sma. Bahkan sebelum sidang pun saya sudah dapat tawaran. Terima kasih pendidikan bahasa jepang upi
Tranika Rahma

(Angkatan 2013)

Saya Rima, mahasiswi DPBJ angkatan 2013.
 
Testimoni dari saya, selama belajar di dpbj alhamdulillah banyak ilmu dan pengalaman yg di dapat. Mulai dari bidang akademik, non akademik, bahkan cara berorganisasi dgn baik. Di bidang akademik, tentu mendapat ilmu yg luar biasa mengenai pendidikan bahasa jepang, sangat berkesan saat pembelajaran yg menyenangkan seperti ABS, hyouki yg setiap minggunya shotesuto hingga memicu untuk mempelajari kanji terus menerus (biar shotesuto nya dapet nilai 100 dan dapet bonus sticker kalau dosennya rena sensei hehe), nihon bungaku yg sangat menghibur dengan hasil film yg kami buat sehingga bisa jadi kenang2an juga bagi kami stelah kami lulus dan berpisah dan banyak lg hal lainnya yg sangat berkesan saat pembelajaran akademik di dpbj.
Kesan untuk non akademik juga sangat menyenangkan, karena saya masuk bidang japanzuki kai di BEM Himabaja, yg menurut saya sbg hiburan sampingan stelah belajar akademik di kelas. Dan karna memang merupakan hobby saya juga dalam mengenal kebudayaan jepang salah satunya odori.
Selain itu juga bisa belajar berorganisasi, mengenal jabatan dan jobdesk dalam organisasi, bahkan bisa belajar menjadi panitia dan mengadakan sebuah acara bagi para pecinta kejepangan.
Yg paling terasa hingga saya sekarang bekerja di salah satu SMA Negeri di Garut, adalah pengalaman wawancara sebelum masuk salah satu bidang di himabaja, atau wawancara ketika recrutment panitia kaderisasi dll, dan jelas pra sidang dan sidang Skripsi yg membuat saya sangat tegang hingga sempat saya merasa blank tidak tau apa yg ingin saya ucapkan. 
Hal-hal tsb menjadi pembelajaran bagi saya ketika saya melamar pekerjaan, lalu wawancara pekerjaan dengan dihadapkan 5 orang pewawancara. Cukup tegang, namun berkat mendapat pengalaman saat organisasi dan sidang skripsi, alhamdulillah saat itu saya bisa mengatasi ketegangan saya.
Dan berkat ilmu yg diberikan oleh para dosen di dpbj, alhamdulillah saya mendapat cukup banyak panggilan di beberapa LPK di bandung, salah satu SMA Negeri di garut dan salah satu lembaga kursus di Garut.
Karena saya berdomisili Garut, maka akhirnya saya memutuskan untuk mengambil pekerjaan sebagai guru honorer di salah satu SMA Negeri di Garut, dengan sampingan menjadi guru di salah satu lembaga kursus bahasa Jepang di Garut. Berharap kedepannya menjadi PNS. Aamiin..
 
Kepada dosen-dosen dpbj, saya mohon maaf apabila selama saya menjadi mahasiswa di dpbj sempat/sering melakukan hal yg kurang berkenan kepada sensei gata. Terimakasih atas ilmu dan pengalaman yg Senseigata berikan, semuanya sangat luar biasa dan bermanfaat bagi kehidupan saya hingga saya dapat menggapai mimpi saya menjadi guru bergelar S.Pd di salah satu SMA Negeri di Garut (walaupun masih honorer, hehe)..
Semoga ilmu dan pengalaman yg sensei gata berikan, dapat Allah balas dengan sebaik-baiknya pahala dan rezeki besar pemberian Allah swt. Aamiin..
Hontou ni arigatougozaimashita.
Rima Amalia Hanifah

(Angkatan 2013)

Kalo kesan saya selama kuliah itu, bisa dibilang selama 16 tahun sekolah, saya paling nikmatin masa kuliah, walaupun tugasnya seabreg dan bikin pusing, belum harus ngatur uang sendiri karena jadi anak rantau 
Bener-bener ‘belajar’, mungkin karena memang masuk jurusan yg disuka, jadi ya enjoy-enjoy aja… 
Dosen-dosennya juga cara ngajarnya enak… 
Bahkan bisa dibilang selalu nyuport ke mahasiswa (dengan cara masing-masing tentunya)
Ditambah lagi, saya ketemu sama temen-temen yg baik banget sama saya…
Pas kuliah juga jadi belajar buat organisasi dan cara ngadepin karakter orang yg bermacam-macam..
4年間沢山良い思い出になりました。
 
Dari lulus sidang sempet nganggur kurang lebih 3 bulan, sekarang alhamdulillah udah kerja di pabrik garment di Kopo jadi staff MD sekaligus translatter, walopun masih kontrak statusnya… 
 
Pesan buat kouhai yg tingkat akhir: 
semangat terus, ppl dan skripsi pasti berlalu kalo dikerjain… 
Buat yg masih tingkat 1-3: nikmatin masa-masa kuliahnya… walopun cape, tapi suatu saat itu bakal jadi kenangan yg indah. 
 
Buat Senseigata: tolong terus support mahasiswanya… 
4年間沢山お世話になりました、誠にありがとうございました 
Tiara Sora

(Angkatan 2013)

Perkenalkan saya Maria, angkatan 2007.
 
Awalnya saya merasa malas belajar di jurusan pendidikan bahasa Jepang karena bahasa Jepang bukan jurusan yg saya inginkan. Namun seiring waktu saya merasa beruntung sekali bisa kuliah di DPBJ UPI. Dari sisi akademik, pembelajaran sangat menyenangkan dengan dibimbing oleh para dosen yang mayoritas lulusan luar negeri dan kompeten di bidang nya. Fasilitas belajar juga cukup bagus untuk mengembangkan kemampuan bahasa Jepang. Selain itu, banyak nya kunjungan dari mahasiswa yang berasal dari univ. Jepang dimana mahasiswa bisa berinteraksi langsung dengan native speaker. 
 
Jurusan bahasa Jepang UPI juga mempunyai banyak sekali beasiswa, baik itu berupa pembiayaan kuliah atau belajar di universitas yang ada di Jepang.
Para pengajar nya juga ramah dan mendukung potensi mahasiswa nya.
 
Setelah lulus s1, alhamdulillah satu bulan kemudian langsung mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan Jepang. Walaupun main pekerjaanya tidak berhubungan dengan pendidikan bahasa Jepang, namun bahasa Jepang tetap digunakan sebagai alat komunikasi sehari hari.
 
Selama belajar di DPBJ UPI, saya sangat bersyukur karena bisa me dapatkan beasiswa NFJLE pada tahun 2007 dan 2009
 
Terimakasih untuk DPBJ UPI, semoga ke depan nya lebih baik lagi di segala bidang. Baik itu pembelajaran maupun kualitas lulusan.
Maria Gustini

(Angkatan 2007), Hiroshima University

Belajar di dpbj upi agak berbeda dengan yang saya bayangkan sebelumnya. apa yang menjadi bayangan sebelum masuk ke dpbj upi dan mulai belajar disana adalah akan banyak mempelajari sastra, puisi, buku karangan, dan tulisan kaligrafinya. Namun mungkin karena dpbj berfokus kepada pendidikan, maka mata kuliah yang ada tidak difokuskan ke bagian sastra nya. apa yang dipelajari di dpbj saya rasa sudah sangat menunjang untuk bisa lulus N3 yang menjadi salah satu syarat ujian sidang skripsi. 
mata kuliah yang paling menyenangkan adalah “nihon bungaku” dimana para mahasiswa diminta untuk membuat suatu karya yang bisa ditampilkan berupa film, pertunjukan langsung, kabaret, ataupun yang lainnya. namun pembuatan film masih menjadi favorit para mahasiswa, karena selain untuk memenuhi tuntutan tugas mata kuliah, disana kami membuat cerita bersama juga yang bisa dikenang.
untuk waktu bekerja sendiri, saya satu bulan setelah wisuda masih belum mendapat panggilan kerja.
Yang menjadi harapan saya terhadap dpbj adalah adanya model dari senpai yang sudah lanjut di S2 maupun bekerja menjadi guru ataupun di perusahaan dan wirausahawan untuk memberikan tips dan pengalaman mereka sekaligus memberikan inspirasi kepada mahasiswa tingkat 3 atau tingkat 4 sehingga para mahasiswa sudah bisa merencanakan sudah lulus mau seperti apa dan bagaimana.
Muhammad Ahyar

(Angkatan 2013)

Kuliah di Departemen Pendidikan Bahasa Jepang UPI merupakan suatu kebanggaan yang Saya syukuri sampai saat ini. Dapat menimba ilmu di salah satu Jurusan Bahasa Jepang terbaik Indonesia membuat Saya mendapatkan banyak hal. Dari segi berbahasa Jepang, kemampuan para Dosen tidak usah diragukan lagi. Hal ini membuat Saya semakin bersemangat untuk menyerap ilmu yang diajarkan.
Selain berbahasa, mendapat ilmu mengajar dan meneliti adalah hal yang paling Saya syukuri ketika dapat berkuliah di sini. Hal ini dapat kita terapkan langsung di dunia kerja maupun untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Satu lagi kelebihan DPBJ UPI ialah banyaknya program Kerjasama dengan perusahaan maupun berbagai Universitas di Jepang yang memungkinkan Mahasiswanya dapat pergi ke sana baik sebagai “Trainee” maupun untuk berkuliah sebagai “Exchange Student”. Selama kuliah pun, Saya berkesempatan untuk pergi ke Jepang selama dua kali. Yang pertama lewat Program JBIP (Japan Business Internship Program) di Osaka selama satu Bulan pada tahun 2014, dan yang kedua ialah sebagai “Exchange Student” di Tokyo Gakugei University selama satu tahun dari 2015 sampai 2016.
Dengan berbagai kelebihan ini, Saya masih berharap masih benyak kemajuan yang dapat dicapai oleh DPBJ UPI baik dalam segi perkuliahan, kualitas lulusan hingga program yang bermanfaat bagi semua.
Faisal Syah

(Angkatan 2011), Northern Lights Education Center

Saya Mita, lulusan DPBJ angkatan 2013, alhamdulillah sudah lulus bulan Juli 2017
 
Kesan jd bagian dr jurusan DPBJ itu kalo buat mita mah kaya diksh pengalaman berharga, krn di DPBJ, mita ga cm belajar bajep-nya aja, tp jg belajar jd orang yg lbh baik. Sensei-gata semua baik, ada sih yg cara ngajarnya gitu2 aja, ada jg yg kekinian tp kita (mahasiswa-red) merasa itu riweuh. Ada sensei yg hrsnya ngajar matkul apa, pas prak-nya malah ngajar yg lain. Mita pikir mita ga akan sanggup 4 taun bljr bahasa yg asing bgt ini, mita pikir mita ga akan bisa ngejalanin kkn, ppl, dan skripsi dg baik disini, tp nyatanya semua lancar alhamdulillah. 
 
Kalau ttg himabaja, mita bersyukur udh pernah jd bagian hima, meski banyak kesel nepi ka ceurik, mita ga memungkiri, dg gabung hima, mita jd lebih dewasa, lbh paham ttg hubungan sosial manusia hahaha
 
Lewat himabaja, mita belajar soal tanggung jawab, soal leadership, mungkin blm sempurna, tp buat mita itu berharga. Sama berharganya dg ilmu yg udh diksh sensei-gata. Mita ngerasa beruntung diajarin sama sensei2 yg udh melanglang buana di dunia bajep, kaya dpt kursi vvip gitu deh haha
 
Terus kalo soal kerja, mita teh nunggu sekitar 2 bulanan, skrg mita udh kerja di sebuah apartemen di cikarang.
 
Alhamdulillah kerja mah enak dan gajinya layak kok hehehe
 
Ilmu nya kepake disini, softskill juga kepake
 
Intinya, mita merasa bersyukur udh jd bagian dr DPBJ UPI :’)
Mita Alviona

(Angkatan 2013)

Assalamualaikum, saya mau kasih testimoni tentang kesan selama belajar b.jepang di dpbj upi. Saya juga sebelumnya sudah pernah buat artikel di intipjurusan.com dan ada beberapa siswa sma yang berminat melanjutkan k dpbj upi.

Kesan saya belajar di dpbj upi, awalnya sempat mau menyerah belajar bahasa jepang karena saya ikut noken tapi tidak lulus2 tapi selama 4tahun belajar ada sedikit ilmu yang singgah di ingatan saya dan mudah2n bisa bermanfaat, selain belajar bahasa jepang semasa kuliah saya tertarik dengan kegiatan diluar saya mengikuti ukm leppim upi karena tertarik dengan kepenulisan ilmiah, kegiatan diluar ini membuat saya selalu ingin ikut pkm, pmw, phbd dan kegiatan2 lain diluar akademik. Saya lemah dalam akademik tapi saya mempunyai target. Target saya meleset untuk wisuda bulan agustus kemudian saya ubah ke plan berikutnya saya berusaha untuk sidang juli dengan catatan selama menunggu wisuda saya harus sudah bekerja di bandung. Saya tidak punya waktu tunggu kerja pada tgl.21 juli setelah dinyatakan lulus. Hari senin nya saya langsung mengajar di sman 2 Padalarang. Karena sebelum merampungkan skripsi karena target meleset, saya melamar pekerjaan dan H-1 pendaftaran sidang saya melakukan wawancara. Saya sangat berterimakasih bisa menjadi salahsatu bagian dari dpbj upi karena setiap proses kuliah selama 4tahun yang lalu membentuk diri saya untuk terus memperbaiki diri dan terus bersyukur.

Dea Amanda

(Angkatan 2013)

Pengalaman belajar di JPBJ Alhamdulillah yg masih belum bisa lupa dari kuliah disini itu, sidang pas bgt 4 tahun.
Dari #akumasukupi tgl 23 Agustus 2013 dan sidang di bulan dan tgl yg sama 23 Agustus 2017.
Alhamdulillah banyak bgt yg bisa diambil selama belajar sama Sensei-gata, yg paling berkesan sama Sensei senior Wawan-sensei yg jadi ichiban akogarete saya, dari awal diajar beliau, gatau kenapa beda dari bbrp cerita2 senpai, beliau jadi yg paling berkesan ngajar di  Cクラス2013. Beliau ngajar kita di tingkat2 meskipun waktu itu biasanya Wawan-sensei cuma ngajar tingkat 3 atau 4, tapi beda bgt dari ‘cerita2’ senpai ttg beliau, di Cクラス satu kelas selalu nungguin momen diajar sama Wawan-sensei tiap minggu, karna selalu ada yg dikenang di tiap pertemuan kuliahnya. Semoga Wawan-sensei dan sensei-gata lainnya selalu dalam lindungan Allah dan diberi keberkahan 
Dari tingkat 1 smp 4, yg juga berkesan itu pastinya semester 8, dimana ppl dan skripsi bersatu, dari daftar ppl datang pagi2 bgt(bahkan dateng sebelum Teh-Dina dateng) tapi kerasa bgt kompak nya Cクラス, sampe momen saling tunggu jadwal bimbingan skripsi.
Alhamdulillah juga cuma nunggu 1 bulan dari sidang Agustus, Oktober keterima kerja, yg info nya pun dari senpai-tachi JPBJ. Ga ngira bgt wisuda alhamdulillah udah dapet kerjaan. Dan smp sekarang masih kerja jadi warga upi cabang cikarang (karna disini banyak bgt senpai jpbj).
Ga lupa, saya pengen bgt ngucapin makasih yg sebesar2 nya sama Sensei-gata, staff, dan temen2 seperjuangan di JPBJ. Semoga semuanya selalu diberi keberkahan dan dilancarkan usahanya, dari maru yg baru masuk kuliah, smp yg udah pada kerja. Terimakasih
Farida Permana Putri

(Angkatan 2013)

saya Angel mahasiswi DPBJ angkatan 2013, lulus bulan Juli 2017. 
 
Kesan belajar di DPBJ itu lebih tepatnya ga nyangka.. ga nyangka bahwa ternyata bhs jepang sesusah ini, tp ga nyangka juga dengan bimbingan dan arahan dr sensei gata, saya bisa melalui 4 tahun kuliah ini. Berbagai macam metode dan karakter dosen, membuat saya ga pernah bosen untuk belajar di bangku kuliah. Selain mendapat byk ilmu dari sensei gata, seneng juga karna sensei gata ramah bgt ke kita dan bahkan ada juga yg nganggep kita anaknya sendiri dgn segala macam bentuk perhatian yg kita terima. Lingkungan belajar yg spt itu sangat membantu utk motivasi  hehe.. 
Skripsi adalah salah satu bagian yg terberat dlm kuliah dan sangat sangat penuh perjuangan waktu ngerjainnya. Bimbingan dan arahan dr dosen pembimbing sgt menolong dikala pikiran terasa mentok. Lalu sidang juga, bisa dibilang dapetnya yg aga keras hehe tp semua itu worth it kalo liat hasil akhir yg diterima. Saya sangat bangga dapat menjadi salah satu bagian dr DPBJ ini, sebuah keluarga dalam kehidupan kampus. Sangat bangga juga bisa jadi mahasiswa dr senseigata yg sangat luar biasa background pendidikannya, bahkan diantaranya ada yg sering menulis buku (jadi kalo temen di luar kota nanyain ttg buku itu, saya suka sombong dgn bilang ‘ooh bukunya Xsensei, nih ada orangnya nanti aku tanyain’ ehehehe).
 
Kalau bekerja, setelah lulus tgl 21 Juli, bulan Agustusnya udh mulai ngajar bhs jepang di sebuah tempat les di Bandung sambil freelance honyaku tsuuyaku juga. Terus sejak November kemarin, selain ngajar bhs Jepang, dapat kerjaan baru juga di mana harus ngajar bhs Indonesia ke orang Jepang, nah disitulah tantangannya..
segala materi kependidikan dan bhs jepang sangat terpakai di ke dua pekerjaan tsb. Dan di kerjaan kedua, itu harus mengajar bhs Indonesia dlm bhs Jepang, sangat menantang tp sangat bersyukur juga karna sudah diajari hehe
Angelique G. Voerman

(Angkatan 2013)

Saya Tamie Rianta Mubarika, angkatan 2013 Departemen Pendidikan Bahasa Jepang FPBS UPI. Pengalaman selama belajar di sana betul-betul tidak terhingga dan sangat bermanfaat. Saya belajar bahasa Jepang secara mendalam dilengkapi ilmu-ilmu menjadi seorang guru. Selain fasilitas belajar yg nyaman, tenaga pengajar khususnya pendidikan bahasa Jepang yg berkompeten membuat saya terinspirasi menjadi seperti mereka atau bahkan lebih. DPBJ FPBS UPI merupakan wadah terbaik bagi saya untuk belajar dan meraih cita-cita seperti sekarang. Selain mempelajari bahasa Jepang dan ilmu menjadi seorang guru, saya dibekali soft skill melalui wadah organisasi non akademik, hasilnya alhamdulillah saya mendapat pengalaman belajar bahasa Jepang, ilmu menjadi seorang guru profesional dan pengembangan soft skill sebagai seorang sekretaris dalam organisasi secara mendalam. Ilmu yg saya dapat sekarang saya aplikasikan dan alhamdulillah sebelum lulus saya sudah bekerja di sebuah lembaga privat dan sekolah menengah kejuruan swasta di kota Bandung.
 
Departemen Pendidikan Bahasa Jepang menuntun saya hingga saya bisa mencapai kesuksesan ini, terima kasih dan sukses selalu.
Tamie Rianta Mubarika

(Angkatan 2013)

Kesan kesan selama kuliah S1 sangat menyenangkan, terutama pas diawal awal,, sempat sedikit ada rasa malas saat mengikuti program KH, tapi setelah dilewati menyenangkan karena bisa jadi cerita canda hehehe, selama belajar di s1, dosen dosen sangat baik, membimbing serta membantu dalam mempelajari bahasa jepang, teman teman seangkatan pun bnyak mmbntu dalam mempelajari bhsa jepang, selama belajar di s1 juga selain belajar bhsa jepang, ada perkuliahan wirausaha yg memfasilitasi bakat bakat mahasiswa/i yg punya jiwa berwirausaha, kelas apresiasi seni yg menampilkan sisi lain dari seorang mahasiswa, dari segi non akademik ada kesempatan juga belajar manner bisnis orang/perusahaan jepang.

Setelah lulus s1 tidak butuh waktu yang lama untuk mendapatkan kerja karena sebelum wisuda sudah diterima disebuah perusahaan jepang yang ada di Bandung yg bergerak di bidang IT, selama bekerja bahasa jepang digunakan untuk berkomunikasi dengan atasan pihak jepang, juga sebagai penterjemah dalam menyampaikan tugas maupun aspirasi dari pihak jepang ataupun sebaliknya.

Prestasi semasa kuliah pernah juara 3 lomba choukai Bunkasai di UNPAD, Jatinangor

Andi Aryan S

(Angkatan 2009), Hiroshima University

Saya Azka Fuad Assjari, tahun 2003 diterima sbg mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang FPBS UPI.
Saat nama saya dinyatakan lulus di surat kabar waktu itu, syukur alhamdulillah keinginan saya untuk menjadi mahasiswa Jur. Pend. B. Jepang FPBS UPI terkabulkan.
Awal perkuliahan, saya merasa minder dan ragu apakah saya bisa mengikuti pelajaran. Dikarenakan, tidak pernah belajar b. Jepang dan teman sekelas pada umumnya sudah belajar b. Jepang di SMA. Walaupun Orientasi kana diadakan, saya tidak bisa mengikuti dengan maksimal dan cukup membuat saya kesulitan karena harus belajar dr nol.
Alhamdulillah, berkat Sensei, teman2 seangkatan dan senpai yg selalu memberi motivasi dan arahan. Sedikit demi sedikit mulai bisa mengikuti pelajaran.
Banyak sekali ilmu2 yg sy dapatkan saat kuliah di Jur PBJ FPBS UPI sehingga sy bisa menjadi seperti ini. Namun, rasa kekeluargaan-lah yang selalu sy rasakan ketika kuliah saat itu. Bahkan, native speaker yg mengajar saat itu, masih ingat dgn JPBJ FPBS UPI ketika bertemu di Jepang.
Sebelum lulus, saya bekerja sbg guru honorer di SMAN 1 Parongpong dan SMP Taruna Bakti.
Lalu, berkat informasi dr rekan kuliah dan Sensei, sy mendapatkan kesempatan untuk bekerja di Jepang sbg caregiver.
Selama bekerja di Jepang, bnyk sekali ilmu2 yg selama ini dipelajari, akhirnya dpt diaplikasikan.
Dan ternyata betul yg Sensei selalu dibicarakan, bnyk hal2 yg tidak dipelajari akan ditemukan jika dtg ke Jepang.
Hal2 itulah yg menjadi motivasi sy untuk semakin ingin mempelajari ilmu2 ke-jepang-an lebih jauh lagi.

Terima kasih dan sukses selalu sy ucapkan untuk Jurusan Pend. B. Jepang, karena telah mendidik sy hingga menjadi seperti sekarang ini.

Azka Fuad Assjari

(Angkatan 2003), Bahana Inspirasi Muda

Pendidikan Bahasa Jepang