Bandung, DPBJ UPI–Hari Rabu tanggal 24 Januari 2018, Departemen Pendidikan Bahasa Jepang (DPBJ) FPBS UPI telah selesai mengadakan ujian sidang skripsi bagi 15 orang peserta sidang, yang telah menyelesaikan tugas akhirnya berupa penulisan skripsi dan makalah (jalur non skripsi).

Hari ini juga merupakan hari yang sangat bersejarah bagi segenap sivitas akademika yang ada di lingkungan DPBJ, karena untuk pertama kalinya sejak pertama kali berdiri, DPBJ FPBS UPI dapat meluluskan mahasiswa/i berprestasi dari program S1 hanya dalam jangka waktu 3,5 tahun saja. Hal ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat membanggakan dan patut disyukuri, karena  program akselerasi yang telah digagas dan dilaksanakan mulai tahun 2015 ini, akhirnya dapat melahirkan 5 orang lulusan yang mampu memperoleh gelar sarjana dalam waktu yang relatif singkat, jika dibandingkan dengan program S1 pada umumnya.

Program akselerasi DPBJ ini juga sejalan dengan kebijakan universitas yang mengharapkan agar lulusannya dapat menamatkan studi dalam waktu yang relatif lebih cepat, tetapi tanpa mengabaikan kualitas dari lulusan yang dihasilkan tersebut. 

Program akselerasi di lingkungan DPBJ hanya dapat diikuti oleh mahasiswa/i yang memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,5 dan mempunyai komitmen untuk dapat lulus tepat waktu. Pada program akselerasi ini juga diperkenalkan sistem promosi dan degradasi, yang bertujuan untuk memacu mahasiswa/i yang sudah terpilih ikut dalam program akselerasi, untuk selalu meningkatkan kemampuannya masing-masing, agar nilai IPK mereka stabil bahkan sebisa mungkin ditingkatkan setinggi-tingginya. Sehingga tidak ada yang dapat berleha-leha dalam program akselerasi ini, karena jika nilai IPK mereka kurang dari standar yang telah ditetapkan, maka mahasiswa tersebut akan di degradasi alias dikembalikan ke kelas reguler. Begitu juga sebaliknya, mahasiswa/i DPBJ yang awalnya mengikuti kelas reguler, jika dapat menunjukkan peningkatan kemampuan dan nilai IPK yang signifikan, maka berhak untuk promosi ke kelas akselerasi. Program akselerasi ini juga akan otomatis gugur jika mahasiswa/i yang bersangkutan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi ke Jepang dalam jangka waktu yang cukup lama.

Mahasiswi DPBJ yang mengikuti program akselerasi dan mampu menamatkan studi tepat pada waktunya diantaranya: Sri Oktaviane (IPK/Yudisium: 3,85/ Cum Laude), Azila Dinda Amalia (IPK/Yudisium: 3,84/ Cum Laude), Dita Gina Hadianti (IPK/Yudisium: 3,82/ Cum Laude), Dina Dwishinta (IPK/Yudisium: 3,80/Cum Laude), Rusita Puji (IPK/Yudisium: 3,62/ Cum Laude). Keberhasilan program akselerasi tahap pertama ini diharapkan dapat memacu motivasi mahasiswa/i DPBJ yang lain, sehingga ke depan diharapkan tingkat percepatan kelulusan DPBJ semakin meningkat

Selamat kepada para peserta ujian sidang DPBJ gelombang bulan Januari 2018, semoga ilmu yang diperoleh selama menempuh studi di kampus UPI dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk menunjang karir di masa yang akan datang. Selamat berkarya dan teruslah belajar!

Ganbatte kudasai!!!

Pendidikan Bahasa Jepang
Translate »