KKN (Kuliah Kerja Nyata) tematik, merupakan sebuah program pengabdian mahasiswa pada masyarakat setara 2 sks yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa UPI, termasuk mahasiswa Departemen Pendidikan Bahasa Jepang (DPBJ). Bagaimana pengalaman mahasiswa DPBJ, berikut hasil tulisan salah satu mahasiswa tingkat 3, bernama Siti Diansah. Selamat menyimak.

Kuliah Kerja Nyata Tematik 2018, Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pendidikan dan Kesehatan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu program Tri Dharma Perguruan Tinggi, menjadi contoh real dari pengabdian kepada masyarakat yang mana kegiatan ini merupakan kegiatan sivitas akademika yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa.  Saya mengikuti program KKN tematik ini pada bulan Agustus 2018 pas libur kuliah.
Kelompok KKN kami terdiri dari 13 orang anggota, diantaranya 9 orang anggota perempuan dan 4 orang anggota laki-laki dan tentunya dari berbagai macam Fakultas dan Prodi pendidikan yang berbeda. Mulanya bagi saya dan yang lainnya tidak mudah rasanya untuk menjalankan program kegiatan dengan keadaan 13 kepala yang berbeda disatukan dalam satu wadah yaitu Kuliah Kerja Nyata dan sama sekali belum pernah saling mengenal satu sama lain.
Namun, selama melaksanakan KKN dengan waktu kurang lebih 40 hari disana, begitu banyak hal baru yang saya pelajari dan saya dapati, mulai dari pengalaman mengajar, keterbukaan kepada setiap anggota KKN, serta kebersamaan antar anggota KKN, anak-anak serta warga desa Cikelet yang begitu hangat dan rasanya tidak ingin untuk meninggalkannya. Tidak hanya itu, kepolosan dari setiap anak-anak yang begitu antusias menunggu kami di gerbang sekolah, menjadikan hal tersebut sebagai suntikan semangat ketika kami khususnya saya sudah merasa lelah dengan begitu banyaknya program kegiatan yang harus kami laksanakan. Tangisan, candaan, kebersamaan, serta pengalamam sudah saya dapatkan dan itu semua saya jadikan motivasi untuk kehidupan agar kelak bisa lebih peduli dan bisa berguna untuk banyak orang.
“KKN itu tentang menyatukan hati. Menyatukan hati yang awaknya tidak saling mengetahui sampai akhirnya saling menyayangi. Menyatukan fikiran yang berbeda untuk menuai hasil maksimal dalam satu tujuan. Menyatukan aku, kamu dan mereka untuk menciptakan kisah indah nan penuh perjuangan dalam singkatnya waktu 40 hari terlewatkan.”(Ani Fitriani, Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis 2015).
Pada kesempatan KKN kali ini, saya dan dengan 12 teman saya lainnya dari berbagai macam prodi memilih tema KKN yaitu Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pendidikan dan Kesehatan (PMBP-K) yang bertempat di desa Cikelet, Kabupaten Garut Selatan. KKN dengan tema PMBP-K merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui peran aktif mahasiswa sebagai gerakan nyata dimasyarakat yang melibatkan lembaga formal (SD, SMP dan SMA), non-formal (PAUD, Lembaga khursus atau pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat dan majelis ta’lim) yang dijadikan mitra untuk melakukan kegiatan yang mengarah pada pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Pada pelaksanaan kegiatannya kami menlaksanakan beberapa program yang telah kami buat, diantaranya yaitu :
1. Pemberdayaan
Dalam pelaksanaan program pemberdayaan, kami memanfaatkan sumber daya alam yang banyak di temukan yaitu diantaranya singkong dan mangga. Lalu kami pun membuat kegiatan lifeskill kepada ibu-ibu dan warga sekitar dalam program pemberdayaan membuat brownis singkong dan pemberdayaan membuat selai mangga.

(Kegiatan membuat brownis singkong dan selai mangga)

2. Pendidikan
Kegiatam program pendidikan ini diantaranya yaitu mengajar di MI Bahrululum, PAUD Shiratul Jannah, magrib mengaji serta melaksanakan lomba 17 Agustusan. Salah satu penyemangat kami dalam melaksanakan KKN ini adalah ketika kami dihadapkan dengan anak-anak yang sangat bersemangat ketika bertemu dengan kami dan menanti kami di kelas untuk belajar. Berikut dokumentasi program pendidikan :

(Mengajar di MI Bahrul Ulum, Desa Cikelet)

(Maghrib mengaji di mesjid Nurul Huda, Desa Cikelet)

(Mengajar di PAUD Shiratul Jannah, Desa Cikelet)

(Lomba 17 Agustus)

3. Kesehatan
Untuk program kegiatan kesehatan ini daiantaranya yaitu ada Seminar kesehatan sanitasi hygine yang bisa diikuti oleh seluruh warga desa Cikelet, Jumsihat (Jumat bersih dan sehat) yang didalamnya mencakup kegiatan senam dan bersih-bersih serta ada kegiatan pembuatan tong sampah untuk desa cikelet.

(Selepas acara Seminar Sanitasi Hygine)

(Pembuatan Tong Sampah)

(Senam pagi yang dilaksanakan setiap hari Jumat)

Itu semua merupakan kegiatan nyata yang telah kami laksanakan selama KKN. Namun adapun kegiatan lainnya di luar program yaitu kami membuka les private yang bertempat di posko, mengajar bahasa Jepang, kaligraif Jepang, hafalan mengaji, masak bersama, makan bersama, kelas origami, bermain di wahangan, bermain di pantai dan lainnya. Berikut dokumentasi kegiatannya.

 

Pendidikan Bahasa Jepang
Translate »