“Berprestasi dengan Hobi”

Hari ini tepat satu bulan setelah keberangkatan Mochamad Ilham ke Jepang, negeri yang sudah cukup lama ia targetkan. Kunjungannya tersebut bukan dengan tujuan berlibur atau hanya iseng belaka, Mochamad Ilham menjadi salah satu dari tiga perwakilan Indonesia di ajang Internasional Force of Will. Menurutnya, “Force of Will merupakan card game asal negeri Jepang yang metode permainannya mirip dengan catur, hanya saja dengan strategi dan aturan yang lebih kompleks”. Setelah sekitar satu tahun menggelutinya, pada bulan Juli lalu dia mencoba mengikuti perlombaan tingkat nasional di Jakarta. Dengan persaingan yang cukup ketat, dengan perasaan yang cukup kaget dia berhasil menjadi Top 3 Player. Tidak terputus sampai di situ, tim Indonesia melanjutkan perjuangannya di negeri sakura bersama dengan kandidat lain yaitu perwakilan dari tiap Negara di penjuru dunia. Cukup sulit baginya karena jika melihat usia, Mochamad Ilham merupakan kandidat termuda pada saat itu. Indonesia sempat memimpin pada awal pertandingan, tetapi pada akhirnya harus terhenti sebelum pertandingan final karena ada beberapa kesalahpahaman dalam peraturannya. Meskipun demikian, ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bisa membawa nama baik Negara dan membuktikan bahwa Indonesia tidak kalah kompetitif dibandingkan negara-negara dari Eropa dan Amerika.

Selain itu, pria asal Garut ini memiliki banyak prestasi lainnya. Sejak 2011 silam saat masih menduduki bangku SMA, Mochamad Ilham sudah menjuarai beberapa perlombaan lain terutama dalam bidang seni dan bahasa jepang, dari tingkat priangan timur, provinsi, hingga nasional. Menurut datanya, dia sudah 21 kali menjuarai Shuuji Contest (kaligrafi Jepang), 3 kali juara Origami Contest (melipat kertas), 2 kali juara lomba pengetahuan bahasa jepang, 1 kali juara cerdas cermat bahasa jepang, dan pernah menjuarai ajang pencarian bakat dengan menampilkan keahliannya dalam Beatboxing (perkusi mulut). Ilham mengawali prestasinya setelah mengetahui IQ, dan mengisi waktu luangnya dengan mencari tahu potensi yang dimilikinya, lalu kemudian mulai mendalami berbagai keahlian hingga beberapa dari itu menjadi hobinya hingga saat ini. Dan aktif mengupload karya di akun instagramnya @ilhamochamad.

Mahasiswa tingkat 3 Bahasa Jepang di Universitas Pendidikan Indonesia ini mengakui bahwa pencapaiannya itu tidak lain berkat Allah SWT, serta dorongan dari orang tua, rekan, lingkungan, keaadan, dan pengalaman. Serta, yang menjadi motivasinya, Ilham selalu ingin menjadi inspirasi bagi orang di sekitarnya. Selain menjalani rutinitas kuliah, kesibukannya saat ini yaitu menjadi guru les private kaligrafi Jepang, instruktur origami di Sanggar Origami Indonesia, instruktur Shuujikai UPI, menjadi juri di beberapa perlombaan bahasa Jepang, juga sering kali menjadi pemateri dalam beberapa seminar di wilayah Bandung. Perjuangannya tidak selalu lancar, sering kali mengalami cobaan serta keadaan yang mendesak, tetapi ilham selalu mengkonversikan perasaan negatifnya menjadi positif dan mengambil hikmah dari setiap kejadian.  “Manfaatkanlah waktu, jalani kegiatan positifmu dengan bersungguh-sungguh. Dengan demikian, hal itu akan menuntunmu untuk menggapai impianmu”, ujarnya.