ICJLEC (International Conference Japanese Education and Culture) merupakan seminar tahunan Departemen Pendidikan Bahasa Jepang yang dimulai sejak tahun 2017. Di tahun ke-dua pelaksanaan seminar ini, tepatnya tanggal 8-9 September 2018 lalu memiliki tujuan agar para pengajar, pembelajar dan peneliti di level internasional dapat bertukar informasi, berdiskusi terkait pengalaman mengajar di lapangan, inovasi yang sedang dikembangkan, metodologi penelitian yang digunakan untuk memecahkan masalah di bidang pendidikan bahasa Jepang, sastra maupun budaya Jepang.

Pak Aep Saeful Bachri, selaku ketua panita pelaksana seminar ini, dalam pidato pembukaannya menyatakan bahwa pendidikan bahasa Jepang saat ini bukan hanya ditujukan untuk pembelajar yang ingin menjadi pengajar bahasa Jepang di SMA, atau bekerja di perusahaan Jepang, tetapi juga ditujukan untuk orang-orang yang terlibat dengan pendidikan bahasa Jepang untuk perawat di rumah sakit dengan perawat di panti jompo di Jepang. Dan berdasarkan EPA (Economic Partnership Agreement) antara Jepang dan Indonesia, Jepang mengharapkan pekerja ahli dari Indonesia untuk memecahkan masalah kekurangan tenaga kerja untuk melayani pasien di rumah sakit maupun penduduk usia lanjut di panti jompo.

Beliau menambahkan pula, seiring dengan penduduk Jepang yang jumlah penduduk usia lanjutnya terus meningkat, membuat Jepang harus melancarkan alur rekrutmen tenaga kerja dari negara di asia termasuk Indonesia. Dan seminar ini diharapkan dapat berperan untuk memenuhi kebutuhan tersebut dalam bentuk pengiriman tenaga ahli keperawatan dari Indonesia ke Jepang.

Seminar kali ini disponsori oleh ERIA (Economic Research Institute for ASEAN and east asia), sebuah lembaga internasional yang berdiri tahun 2008, hasil usulan Summit Asia Timur yang beranggotakan 16 negara. Lembaga ini turut berperan dalam memajukan perekonomian di Asia, dimana ketika Asia terkena dampak krisis ekonomi tahun 1997, negara-negara anggota ASEAN mencanangkan visi 2020 yang menunjukkan program jangka panjang untuk saling bekerja sama agar krisis tidak terulang lagi. Dan ERIA ingin memberikan sumbangsih berguna bagi kemajuan perekonomian di ASIA ini terutama di bidang kesehatan untuk para lansia dengan membantu mewujudkan keseimbangan antara kebutuhan negara untuk melayani penduduknya yang kebanyakan lansia dengan kebutuhan negara untuk menyalurkan tenaga kerja ahli ke luar negeri. Untuk itu besar harapannya kepada seminar ini untuk dapat menghasilkan pemikiran untuk menindaklanjuti kebutuhan tersebut. Demikian sedikit paparan dari Bapak Nishimura Hidetoshi selaku Executive Director ERIA.

Pada seminar kali ini, di hari pertama ditampilkan pembicara kunci pertama yaitu dari pihak Indonesia Bapak Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum. selaku Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemdibud, dan dari pihak Jepang Ibu Endo Yuri, sebagai Project General Manager Cabinet Secretariat Office of Healthcare Policy. Dilanjutkan dengan sesi presentasi berbasis Case Study tentang solusi untuk pendidikan bahasa Jepang di bidang keperawatan dan solusi untuk pendidikan bahasa Jepang di bidang bisnis, lalu terdapat seminar yang ditujukan untuk pihak yang ingin melakukan rekrutmen tenaga ahli yang bisa berbahasa Jepang, workshop pendidikan bahasa Jepang untuk bisnis, dan seminar terkait tema mekanisme penerimaan tenaga kerja kango (perawat untuk rumah sakit) dan kaigo (perawat untuk panti jompo).

Di hari kedua, terdapat 24 judul makalah hasil penelitian yang ditampilkan dalam bentuk presentasi oral, dan 26 judul makalah hasil penelitian yang ditampilkan dalam bentuk presentasi poster dari para peneliti Jepang dan Indonesia.

Seminar ICJLEC ke-2 ini dihadiri oleh 220 orang pemerhati bahasa Jepang dari seluruh Indonesia dan Jepang. Bagi yang tidak dapat hadir, makalahnya dapat disimak pada laman berikut ;

Conference Proceeding

Dan beberapa dari makalah terpilih akan dimuat dalam jurnal JAPANEDU. Silakan unduh makalah yang diperlukan dari tautan berikut ;
http://ejournal.upi.edu/index.php/japanedu

Semoga hasil presentasi dari para pemakalah dapat dimanfaatkan secara lebih luas dalam dunia pendidikan bahasa Jepang kedepannya.

Sampai bertemu kembali di ICJLEC 2019!

Pendidikan Bahasa Jepang
Assign a menu in the Right Menu options.
Translate »